Laman

April 29, 2011

sorry, but i promise (by. shanica indratami part. 1)

ini fanfic pesenan dari teman saya NURUL SETYA ANGGRAINI keep read :)

Cast : junhyung, gi kwang, doojoon BEAST with hye min & hyun ji (author)

Dilorong sekolah yang cukup sepi, seorang perempuan dengan tergesa berlari menuju kelasnya yang berada dilantai 3 gedung sekolahnya. ia nampak tergesa-gesa dan berhenti ketika sampai didepan pintu kelasnya. Ia sedikit membenarkan rambut pendeknya lalu santai masuk kedalam kelasnya.

“permisi songsaenim, maaf aku terlambat.” Ucapnya santai. Namun guru yang sedang mengajar saat itu sepertinya tidak menyukainya jika dia terlambat.

“hyun ji, cepat keluar dan berdiri diluar.” Suruh guru itu tanpa menatap kearah hyun ji. Sesaat sebelum hyun ji keluar seorang lelaki dengan santai masuk kedalam ruangan.

“maaf bu, saya terlambat.” Ucap lelaki itu santai. “apa aku juga disuruh berdiri diluar?” tanya lelaki itu sedikit melirik hyun ji. Hyun ji menatap lelaki itu aneh.

“doojoon, kau juga berdiri diluar sampai pelajaran selesai.” Suruh guru itu lalu kembali mengajar. Dengan langkah santai dan tersenyum menatap hyun ji mereka berjalan keluar dan berdiri didepan ruang kelas mereka.

“tumben kau telat, ada apa??” tanya hyun ji santai.

“aku tahu kau telat pagi ini, makanya aku juga telat. Aku ingin merasakan rasanya berdiri disini. Dan ternyata tidak terlalu buruk.” Jawab doojoon antusias.

“ahh, kau bodoh. Alasanmu aneh.” Sahut hyun ji lagi lalu tersenyum. Mereka pun meneruskan hukuman mereka dengan sedikit bercanda.

*

“ahh, maaf, itu kursiku. Kau bisa duduk ditempat lain.” Ucap hyun ji ketika jam selesai istirahat berbunyi. Seorang perempuan sedang duduk dikursinya.

“maaf, tapi kim songsaenim menyuruhku untuk duduk disini. Katanya yang duduk dikursi ini sudah pindah kekelas lain.” Jawab perempuan itu sedikit terbata ketika melihat hyun ji memergokinya.

“mwo?? Apa maksudnya??” doojoon langsung datang ketika mendengar perkataan itu.

“ahh, pasti aku dipindahkan karena aku sering terlambat. Hahah. Sampai jumpa joon-ahh, aku sekelas dengan junhyung sekarang.” Ucap hyun ji membereskan barang-barangnya lalu pergi kekelas sebelah.

“ahh, kau sih, lagipula pakai ada anak baru segala.” Celetuk doojoon kesal kepada perempuan itu.

“memangnya aku salah??” gumam perempuan itu sendirian terlihat bingung akan tingkah doojoon. “siapa pula junhyung, aduhh... membingungkan.” Gumamnya lagi.

Sementara itu dikelas sebelah, tepatnya adalah kelas dimana para berandalan dan pemalas ditempatkan disana. Hyun ji berjalan masuk lalu duduk dipojok belakang kelas itu.

“yaa~ hyun ji, kau dipindah kesini?” tanya seorang anak yang sedang membuat pesawat dari kertas.

“ne, ahh. Senang bisa sekelas dengan kalian.” Jawab hyun ji sedikit malas. Matanya memperhatikan sekelilingnya. Beberapa anak sedang bersenda gurau dan mengerjai anak-anak lain.”semoga hariku menyenangkan.” Ucap hyun ji meletakan kepalanya diatas meja.

*

“bagaimana hari pertamamu dikelas sebelah??” tanya doojoon ketika jam pulang sudah lewat 10 menit yang lalu kepada hyun ji.

“yaa, seperti itulah. Joon-ah, siapa nama anak baru itu. Sepertinya dia anak yang baik.” Hyun ji berbalik bertanya dengan nada antusias.

“kata siapa baik?? Dia tidak asik menurutku. Aneh, suka bergumam sendiri.” Sahut doojoon cepat meletakan tangannya didalam saku celananya.

“hahaha, kau tidak boleh begitu joon-ah.” Ucap hyun ji cepat. “ohh, ya ya~ lihat, junhyung telah menemukan mangsa baru. Waahh, adegan bagus.” Ucap hyun ji menghentikan langkah doojoon sambil menatap jauh kedepan sekolahnya.

“dia melakukannya lagi.” Gumam doojoon pelan ikut memperhatikan junhyung dan beberapa temannya memukuli seseorang dari sekolah mereka juga. “yaa, lihat-lihat, apa yang anak baru itu lakukan.”

“ahhh, babo-jji. Kenapa dia menghentikannya.” Sahut hyun ji mendekat kearah junhyung.

“berhenti, apa yang kalian lakukan. Kalian menyiksa dia.” Ucap anak baru itu melerai perkelahian junhyung.

“yaa~ kenapa kau menghentikannya??” tanya hyun ji menghampiri mereka diikuti doojoon. “mengganggu saja.” Sahut doojoon cepat memperhatikan korban yang langsung kabur.

“maaf, tapi mereka menyiksa anak tadi...” jawab anak baru itu sambil menunduk. Sementara junhyung dengan tatapan kesal pergi meninggalkan mereka.

“itu sudah menjadi kebiasaan sekolah kami, kuharap kau mengerti itu.” Hyun ji memberikan penjelasannya.

“tapi, kenapa harus begitu, kurasa dia tidak bersalah.” Sahut anak baru itu cepat.

“sudahlah hyun ji, ayo kita pulang. Sudah kubilang kan anak baru ini membosankan.” Doojoon menarik lengan hyun ji meninggalkan anak baru itu.

“ahh, apalagi salahku?? Kebiasaan?? Memukuli orang disebut kebiasaan? Sekolah ini aneh. Aku harus lebih menyesuaikan diri lagi. Hhufth.” Gumam perempuan itu yang bernama yong hye min.

*TBC*

No comments:

Post a Comment